Profile

Link Penting

Polling

Apakah Website ini Bermanfaat?

Riwayat Desa Sungai Pancang dimulai tanggal 07 Nopember 1967 sudah ada di Sungai Pancang namun masih menunggu ijin sari Komandan KKO-AL yang pada saat itu di tugaskan untuk menjaga perbatasan RI – Malaysia ( Sebatik, Sabah Malaysia Utara ) Pada Bulan Januari 1968 baru ada ijin dari komandan. KKO-AL maka mulailah penggarapan lahan untuk Pertanian Dan Perkebunan Yang Terdiri Dari 3 Kk ( 45 ) Dan pulau Sebatik Terletak Di Salah Satu Pulau yang terluar dari Perbatasan langsung dari Negara Malaysia, Sejak Berakhirnya Konflik/Konfrontasi Indonesia/Malaysia Pulau ini terbagi Menjadi Dua Yaitu Sebatik Indonesia Dan Sebatik Malaysia. Kronologis Terbentuknya Desa Sungai Pancang Bermula Dengan Namanya Sungai Pancang Yang Terletak Strategis Dan Tepat Sekali Di Garis Perbatasan RI Malaysia Oleh Sebab itu Berada Di Pinggir Sungai Pancang Dan Patok Batas Negara Maka Dinamakanlah Kampung Sungai Pancang Yang masih Wilayahnya Masuk Desa Nunukan Timur Kecamatan Nunukan pada saat. Pada Tahun itu Juga Mulai Berdatangan Masyarakat Perantau dari Sulawesi Yaitu Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 3 kk ( 45 ) dengan memakai Perahu Finisi di nakhodai oleh Bapak H. Beddurahim , Kemudian mulailah menggarap lahan Pertanian dan Perkebunan seiring perkembangan Waktu maka pendatang ramai-ramai berdatangan di kampong ini dari itu terbentuklah beberapa blok (a) 1. Sungai Pancang (b) blok 2. Sungai Nyamuk (c) blok 3. Tanjung Aru (d) blok 4. Sungai Bajau (e) blok 5. Sungai Taiwan. Karena jarak pertanian dengan Pemerintahan Desa yang jauh. Maka Beberapa masyarakat berinisiatif untuk membentuk satu Desa yang di bawah Pemerintahan Kecamatan Nunukan Kabupaten Bulungan yang di pelopori oleh 5 kampung tersebut.

Buku Tamu

Kategori

Chat Admin